Logo
PERSATUAN PENGGUNA ISLAM MALAYSIA
70X, Jalan Keramat Hujung, 54000 Kuala Lumpur
Email : salam@ppim.org.my
Hotline : +6019-359 1000
Tel : +603-4257 7222 / +603-4256 6618
IKUTI KAMI DI :
[sim] INFO : Cara Jutawan Jepun Dalam Membantu Korban Bencana Gempa
06 Apr 2011

Kelebihan bangsa jepun bila kena bencana besar seperti tsunami atau gempa bumi menyebabkan waris dan mangsa bencana menjadi kaya,kerana org jepun terkenal dengan berbagai perlindungan insuran,semestinya insuran nyawa,rumah,kesihatan etc berbanding negara lain seperti acheh dan haiti contohnya menyebabkan mangsa menjadi papa kedana dan terus merana selama bertahun2…
Sudah dua minggu berlalu, sejak gempa dan tsunami menghancurkan Jepun, negara dengan ekonomi ketiga terbesar di dunia. Sektor ekonomi sudah pasti terganggu, termasuk pelaku bisnes di negeri itu. Bisnes mereka langsung terpuruk.

Tetapi seperti yang diberitakan Forbes, para billioner Jepun tetap bersemangat memberikan bantuan terhadap korban gempa dan tsunami.

Berikut ini adalah kumpulan konglomerat Jepun yang terkena bencana dan upaya mereka membantu untuk sesama.


Tadashi Yanai, kekayaan US$6,3 billion

Saham perusahaannya, Fast Retailing jatuh 20 persen setelah gempa bumi, dan mengurangi US$1,3 billion dari kekayaannya. Meski mengalami kerugian, ia secara peribadi memberikan US$12 juta yang tampaknya menjadi sumbangan perorangan terbesar bagi upaya pemulihan Jepun. Group ritelnya telah mendermakan US$8,6 juta berupa pakaian kepada korban dan uang tunai US$5 juta. Pengecer pakaian ini berencana mengumpulkan donasi dalam kotak sumbangan pada 2.200 perusahaan Uniqlo, Theory, dan toko lainnya di seluruh dunia. Tadashi Yanai dan keluarganya memiliki kekayaan US$7,6 billion. Di Jepun ia menjadi orang kedua terkaya versi majalah Forbes, sedangkan di dunia ia menempati peringkat 122.





Masayoshi Son, kekayaan US$8,2 billion

Perusahaannya menciptakan aplikasi iPhone yang memungkinkan pelanggan untuk memberikan derma. Ia juga memberikan 12 ribu handphone dengan layanan tak terbatas untuk daerah yang terkena bencana. Handphone ini diberikan secara percuma untuk membantu lembaga, tokoh masyarakat dan keluarga korban. Ia juga menawarkan pesan darurat untuk smart phones. Beberapa tokonya Softbank tutup, terutama daerah timur laut yang terkena pemadaman bergilir.

Ia merupakan orang terkaya di Jepun, dan untuk peringkat dunia CEO SoftBank itu menempati ranking 113 versi Forbes.



Yoshikazu Tanaka, kekayaan US$2,3 billion


Penyelenggara game mobile ini mengatur situs derma dengan cara membeli original avatar “Gree Volunteer” dengan 100 hingga 10 ribu emas (mata wang Gree). Perusahaan jejaring sosial ini akan menyumbangkan 1 yen untuk setiap pembelian emas. Pada saat gempa, Gree telah digunakan untuk menkonfirmasi keselamatan banyak orang.

“Kami akan membuat setiap usaha dan tidak membiarkan layanan berhenti berjalan. Kami akan terus melihat kontribusi yang bisa kita buat” ujar Yoshikazu.

Lelaki berumur 34 ini menjadi orang terkaya di Jepun peringkat 14 dan urutan 540 orang kaya dunia.

Masatoshi Ito, kekayaan US$1,2 billion

Menurut juru bicara perusahaan, gangguan logistik dan penimbunan pelanggan merupakan tantangan besar bagi raksasa ritel. Sekitar 350 dari 13.200 toko Seven Eleven tutup, paling banyak di timur laut. Beberapa tokonya yaitu Ito Yokado Supermarket menjual produk di luar ruangan, untuk digunakan sebagai tempat penampungan bagi pengungsi.
Perusahaan ini juga menyediakan 30 ribu botol air mineral 2 liter, 1.000 kuih kering, 14 ton pisang, untuk Miyagi dan 1.728 botol mineral ukuran 2 liter air untuk Fukushima melalui pengangkutan darat dan helikopter serta 10 ribu selimut dan 4.800 kemasan beras (200 gram) untuk Miyagi dan Iwate, satu truk air untuk Miyagi, 4.225 roti untuk Fukushima. Semua tokonya juga digunakan untuk penggalangan dana.

Lelaki berumur 86 itu menempati urutan 12 orang terkaya di Jepun dan menduduki peringkat 488 orang kaya dunia. Ia merupakan pengusaha ritel Seven & I yang mengoperasikan 7 Eleven, supermarket yang dilengkapi dengan restoran.


Kentaro Ogaa, kekayaan US$530 juta

Awalnya tiga ratus lebih tokonya, Zensho, yang menyediakan lebih dari 3000 mangkuk daging lembu ini tutup, bahkan satu di Kesennuma tidak boleh dijangkau. Team penanggulangan bencana datang ke lokasi tersebut untuk membantu menjaga restoran tetap buka. Zensho mematikan sebagian lampunya untuk menghemat energi. Ia menyediakan sup di Miyagi untuk 1.600 orang lebih banyak dari yang direncanakan.
Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=92998

PPIM : MARI BERSAMA KITA KONGSI SEMANGAT MEREKA!
YANG ELOK JADIKAN TAULADAN, YANG BURUK JADIKAN SEMPADAN